Sering banget berdoa, ya Allah Rhido'ilah apa yang menjadi hajat hamba. Ya Allah permudah lah segala urusan hamba
Rasanya, doa seperti itu tidak salah. Akan tetapi, muncul pertanyaan lain, "Apakah aku, diri ini sudah.. sudah Rida atas segala ketetapan Allah. Entah itu ketetapan baik atau buruk. Sudah kah aku menerima ketetapan Allah yang telah di tetapkan sebelum aku ada. Ketetapan tentang jerawat di wajah ku, atau jangan-jangan aku mengutuki jerawat dan menyembah wajah glowing. Sedangkan jerawat busuk itu adalah ketetapan Allah.
Bagaimana bisa aku memuji sebagian ketetapannya yang baik kepada ku, sedangkan mencaci maki Allah terhadap ketentapan yang aku anggap buruk.
Atau jangan-jangan sudut pandang mu yang selama ini keliru melihat ketetapan Allah kepada mu.
Itu terjadi di aku, aku yang sekarang.. ketika melihat diriku 10 tahun yang lalu mungkin akan tertawa. Lalu berkata " Oh.. jadi yang Allah mau itu begini tho, Oh.. yang dulu aku ga terima nangis-nangis di kamar, ternyata sekarang begini lho".
Bukan Allah yang ga pernag mengabulkan doa kita, tapi Allah selalu memberi apa yang kita butuhkan, bukan yang kita mau.
Jadi ya itu tadi, kita dulu yang harus Ridho atas ketetapan Allah
Komentar
Posting Komentar